Program Ketahanan Pangan, Polda Jateng dan Polres Semarang Sebar 2000 Benih Ikan Tawar

bhinnekanusantara.id – Polda Jateng dan Polres Semarang mencanangkan program ketahanan pangan dan kelestarian ekologi di masa pandemi Covid-19.
Bertempat di halaman belakang mapolsek Bandungan, Polda Jateng dan Polres Semarang menyebar benih ikan tawar sedikitnya 2000 benih.

Pada kunjungan di Mapolsek Bandungan, Karo Log Polda Jateng Kombes Pol Gustav Leo dan Kapolres Semarang AKBP Gatot Hendro Hartono melakukan penanaman bibit buah. Dilanjutkan dengan penebaran benih ikan Nila sebanyak 2.000 bibit di kolam ikan.

Apa yang dilakukan Polres Semarang khususnya di Polsek Bandungan ini, hasilnya juga dikembalikan lagi kepada anggota serta masyarakat sekitar. Sekarang ini, kita lakukan penebaran benih ikan Nila sebanyak 2.000 ekor dan penanaman bibit buah,” jelas Karolog Kombes Pol Gustav Leo, Kamis (11/6/2020).

Sementara itu, Kapolsek Bandungan Iptu Sugiyarta menyatakan, kolam yang tersedia di belakang Mapolsek Bandungan ini, sebelumnya ‘mangkrak’.

Namun, dengan niat tulus dilakukan pembenahan bersama para anggota, akhirnya bermanfaat.

Pada kolam tersebut, ditebari bibit Lele dan Nila dan sudah dilakukan panen pada tahap pertama. Panenan itu dibagikan gratis kepada seluruh anggota Polsek Bandungan dan masyarakat sekitar.

Sebelum masa pandemi Covid-19 ini, Polsek Bandungan telah melakukan kegiatan ‘Ketahanan Pangan’ dan sekarang dalam masa pandemi ini, hasilnya akan diprioritaskan untuk masyarakat Bandungan,” jelaa Iptu Sugiyarta disela sela kegiatan.

Benih Ikan Lele dan Nila merupakan kerja sama dari Dinas Perikanan Kab. Semarang. Sedangkan dalam penanaman bibit tanaman dilaksanakan oleh anggota Polsek Bandungan yang suka dalam berkebun.

Untuk bibit Lele dan Nila itu, kita kerjasama dengan Dinas perikanan Kab Semarang. Bahkan, dari pihak dinas sangat mendukung langkah atau terobosan Polsek Bandungan ini dalam mengembangkan pembibitan perikanan. Selain itu, anggota juga memanfaatkan lahan kebun yang ada untuk penanaman aneka bibit tanaman dan buah. Diantaranya, ketela, pisang, alpokat, lombok, sawi maupun sayuran lainnya,” jelas Iptu Sugiyarta. (dealova)