Puslitbang Polri Gelar Penelitian di Polresta Pontianak untuk Optimalisasi Almatsus Dalmas
Pontianak – Pusat Penelitian dan Pengembangan (Puslitbang) Polri menggelar kegiatan penelitian terkait optimalisasi alat material khusus (almatsus) Dalmas Polri guna meningkatkan kemampuan penanganan unjuk rasa yang berpotensi konflik. Kegiatan tersebut, berlangsung di Aula Polresta Pontianak pada Rabu, 11 Maret 2026.
Penelitian ini dilaksanakan dalam rangka mendukung terwujudnya pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas) serta mendukung program ketahanan pangan nasional. Pelaksanaan penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dan kualitatif untuk memperoleh data yang komprehensif terkait efektivitas penggunaan almatsus Dalmas dalam pengendalian massa.
Tim peneliti dipimpin oleh Kombes Pol Guno Pitoyo, S.I.K.,M.H. dengan anggota dari Puslitbang Polri, yakni Pembina Tk 1 Ahmad Minif,S.H.,M.Si. dan Puji Aprilta Sari, A.Md. Kegiatan penelitian tersebut juga didampingi oleh narasumber eksternal, yaitu Prof. Dr. Drs. Suryadi dari Universitas Indonesia.
Dalam kegiatan tersebut, tim peneliti melakukan pengumpulan data melalui diskusi, penyebaran kuesioner, serta pendalaman informasi dari personel yang terlibat langsung dalam tugas pengamanan unjuk rasa.
Penelitian pertama bertajuk “Optimalisasi Almatsus Dalmas Polri Guna Penanganan Unjuk Rasa Berpotensi Konflik Dalam Rangka Mewujudkan Harkamtibmas”. Fokus utama studi ini adalah mengevaluasi kelayakan dan kecukupan peralatan perlindungan diri, kendaraan taktis seperti AWC dan RAISA, hingga senjata non-mematikan yang digunakan Personel di lapangan.
Ketua Tim Peneliti, Kombes Pol. Guno Pitoyo, S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa penelitian ini penting untuk menjawab tantangan dinamika aksi massa modern.
"Kami mengidentifikasi beberapa tantangan, mulai dari keterbatasan jumlah peralatan, kondisi perawatan, hingga perlunya adaptasi alat terhadap karakteristik unjuk rasa saat ini agar tetap mengedepankan prinsip humanis dan penghormatan terhadap HAM," ujarnya.
Selain fokus pada peralatan Dalmas, Puslitbang Polri juga melakukan penelitian mengenai “Peran Polri dalam Mendukung Program Ketahanan Pangan Guna Mewujudkan Swasembada Pangan”. Hal ini sejalan dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025–2029.
Polri kini tidak hanya berperan dalam pengamanan, tetapi juga terjun langsung melalui empat pilar utama, yaitu Pemanfaatan pekarangan bergizi, Optimalisasi lahan produktif untuk komoditas jagung, Pengawasan distribusi jagung, dan Rekrutmen Bintara Kompetensi Khusus (Bakomsus) bidang Pertanian.
Kapolresta Pontianak, Kombes Pol Endang Tri Purwanto,S.I.K.,M.Si. menegaskan dukungan penuh terhadap pelaksanaan penelitian yang dilakukan oleh Mabes Polri tersebut. Menurutnya, kegiatan riset ini sangat penting untuk meningkatkan profesionalisme serta kesiapan personel Polri dalam menghadapi berbagai dinamika situasi di lapangan.
“Polresta Pontianak mendukung penuh kegiatan penelitian dari Puslitbang Polri ini. Diharapkan hasil penelitian nantinya dapat menjadi bahan evaluasi dan rekomendasi strategis bagi peningkatan kemampuan personel, khususnya dalam penggunaan almatsus Dalmas untuk penanganan unjuk rasa yang berpotensi konflik,” ujarnya.
Ia juga berharap penelitian ini dapat memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan kualitas pengamanan aksi penyampaian pendapat di muka umum secara humanis, profesional, dan sesuai prosedur, sehingga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat dapat terus terjaga.
Melalui kegiatan penelitian ini, diharapkan Polri dapat terus mengembangkan strategi serta pemanfaatan peralatan Dalmas secara optimal dalam mendukung tugas-tugas kepolisian, khususnya dalam menjaga situasi keamanan yang kondusif di tengah masyarakat.