Rumah Anggota DPRD Jateng di Pekalongan Diteror, Pelaku Lepaskan Tembakan ke Atas

Rumah Anggota DPRD Jateng di Pekalongan Diteror, Pelaku Lepaskan Tembakan ke Atas

Pekalongan - Kapolres Pekalongan AKBP Rachmad C Yusuf memastikan tidak ada korban dalam kasus penembakan yang terjadi di rumah Amat Muzakhim (55) alias Boim, warga Dukuh Capgawen, Kedungwuni Timur, Kecamatan Kedungwuni, Kabupaten Pekalongan.

Hal itu disampaikan Rachmad seusai melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) bersama Direskrimum dan Labfor Polda Jateng, sore ini. Disebutkan pula bahwa pelaku diduga sengaja melepaskan tembakan ke bagian atas rumah sebagai bentuk teror.

"Kalau kami melihat perkenaan yang hasil dari olah TKP dan juga perkenaan dari senjata tersebut, kami melihat dari hasil CCTV itu mengarah ke atas dan kami masih sementara kesimpulannya masih teror saja," kata Rachmad di lokasi, Minggu (15/2/2026).

"Dari hasil olah TKP, perkenaan tembakan mengarah ke atas, di dak plafon teras rumah. Proyektil kemudian memantul dan ditemukan di sisi kiri garasi," sambungnya.

Rachmad menjelaskan, pelaku masuk ke area rumah tersebut dengan mengendarai motor Honda Vario. Saat pagar rumah dalam kondisi terbuka, pelaku langsung masuk, berbalik arah, lalu melepas satu kali tembakan. Lalu pelaku kabur meninggalkan lokasi.

Polisi telah memeriksa sejumlah saksi serta rekaman kamera pengawas (CCTV) di sekitar lokasi kejadian. Disebutkan bahwa bahwa pelaku mengenakan jaket kulit hitam dan masker.

Saat ditanya terkait senjata api yang digunakan pelaku, Rachmad mengatakan hal itu masih dalam penyelidikan. Penyelidikan kasus ini dilakukan Polres Pekalongan bersama Direktorat Reserse Kriminal Umum dan Bid Labfor Polda Jawa Tengah.

"Ya, untuk senpi yang digunakan ini masih dilakukan pemeriksaan dari Bid Labfor Polda Jateng, sehingga nanti kita sama-sama menunggu hasil pemeriksaan supaya nanti bisa lebih terang benderang," ujar Rachmad.

Pelaku Sudah Petakan Lokasi

Polisi menduga pelaku telah memetakan lokasi sebelum beraksi. Hal itu terlihat dari cara masuknya, saat memutar arah sepeda motor, saat melepas tembakan, hingga saat kabur.

"Hasil dari pemantauan kami dan pemeriksaan di CCTV tersebut, kami melihat bahwa indikasi pelaku sudah memetakan untuk wilayah di sini, terutama khususnya pada saat pelaku masuk itu memang untuk pagar rumah dalam keadaan terbuka," ungkap Rachmad.

"Jadi pada saat itu pelaku langsung masuk ke dalam, langsung berputar balik dan langsung melakukan penembakan, itu langsung keluar. Jadi dari hasil kesimpulan kami pelaku ini merupakan pelaku yang mungkin dinilai sudah memetakan wilayah atau area di perumahan ini," imbuhnya.

Hingga kini, polisi masih melakukan pendalaman guna mengungkap identitas serta motif pelaku teror penembakan tersebut.

Diberitakan sebelumnya, aksi penembakan oleh orang tak dikenal (OTK) terjadi di rumah Amat Muzakhim (55) alias Boim, Warga Dukuh Capgawen, Kedungwuni Timur, Kedungwuni, Pekalongan, Sabtu (14/2) sekitar pukul 21.10 WIB.

Saat itu Boim yang merupakan suami anggota Komisi A DPRD Provinsi Jawa Tengah, Nur Fatwah, sedang duduk di teras rumahnya bersama rekannya. Beruntung, pelurunya tidak mengenai Boim.

sumber: detikjateng

Read more

Mudik Gratis Presisi 2026 Diserbu Pendaftar, 32 Ribu Pemudik Antusias Ikut Program Polri

Mudik Gratis Presisi 2026 Diserbu Pendaftar, 32 Ribu Pemudik Antusias Ikut Program Polri

JAKARTA – Kepolisian Negara Republik Indonesia melalui Korlantas Polri kembali menunjukkan komitmen nyata dalam melayani masyarakat melalui program Mudik Gratis Presisi 2026. Berdasarkan laporan terbaru dari Posko Operasi Ketupat 2026 hingga Senin, 16 Maret 2026, antusiasme masyarakat untuk memanfaatkan fasilitas transportasi aman ini terpantau sangat tinggi di berbagai wilayah Indonesia. Secara