Rumah Di Sulang Rembang Terbakar, Tiga Warga Alami Luka Bakar

bhinneanusantara.id – Kebakaran kembali terjadi di wilayah Kabupaten Rembang pada Sabtu siang (13/7/2019). Api membakar sebuah rumah di wilayah RT 5 RW 2 Desa Bogorame Kecamatan Sulang. Kejadian sekitar pukul 11.49 WIB. Rumah yang terbakar milik Wasinah warga desa setempat.

Melihat kejadian itu masyarakat desa setempat langsung berupaya melakukan pemadaman, dengan peralatan seadanya.

Dua orang menderita luka bakar ringan, sedangkan satu orang lainnya mengalami patah tulang, akibat terjatuh dari atap rumah saat berupaya melakukan pemadaman, karena kurang berhati-hati.

Kapolsek Sulang Polres Rembang Iptu Heri Basuki membenarkan kejadian tersebut. Menurutnya api dipicu saat pemilik rumah yang bernama Wasinah melakukan pengoboran kutu ayam atau (Gurem), kemudian ditinggal masuk ke dalam rumah sehingga api merembet ke bagian dinding yang terbuat dari kayu.

Kontruksi bangunan rumah yang terbuat dari kayu dan bambo membuat api mudah membesar, dan menjalar bagian atap rumah.

“Semula memadamkan kutu yang ada dikandang ayam, dengan menggunakan api menggunakan blarak yang dibakar kemudian di merember ke dinding dan terjadi kebakaran. Yang mengalami luka bakar itu pemilik rumah Wasinah mengalami luka bakar ringan, sedangkan Jasmin jatuh dari atap saat melakukan pemadaman dari atas genting,” jelasnya.

Petugas pemadam kebaran yang datang kelokasi langsung melakukan penyemprotan. Sehingga rumah hanya terbakar sebagian. Korban luka bakar, dan patah tulang langsung dibawa ke Puskesmas Sulang untuk mendapatkan perawatan medis.

Pada pukul 12.30 waktu setempat api berhasil dipadamkan dengan menggunakan satu armada pemadam kebakaran, dengandukungan satu unit mobil tangki. Atas kejadian tersebut warga dihimbau selalu waspada ketika beraktifitas melakukan pembakaran sampah, agar tetap diawasi agar kejadian serupa tak terulang.

Sebelumnya, kebakaran juga terjadi di Desa Babadan, Kecamatan Kaliori, pada hari Jum’at 12 Juli 2019 sekira pukul 14.00 WIB kemarin. Api diduga berasal dari sekitar kandang sapi, kemudian menjalar ke tumpukan jerami kering di dalam kandang. Akibatnya si jago merah menjalar ke atap bangunan penampung jerami.

 

sumber : polres rembang

editor : saibumi @polda jateng