Rumah Warga Tertimbun Sedimen Pasir, Wakapolda Sumbar: Bantu Bersihkan Sampai Tuntas!
Padang Pariaman – Kepedulian nyata Polda Sumatera Barat kembali ditunjukkan melalui aksi cepat tanggap yang dipimpin langsung oleh Wakapolda Sumbar, Brigjen Pol Solihin, S.I.K., M.H., CSPHR, saat meninjau lokasi terdampak banjir di Kabupaten Padang Pariaman, Selasa (25/11/2025) sekitar pukul 11.40 WIB.
Rombongan pejabat utama Polda Sumbar itu datang ke Korong Pasa, Nagari Kampung Galapuang, Kecamatan Ulakan Tapakis, salah satu titik yang mengalami kerusakan terparah akibat banjir dan sedimen pasir yang menenggelamkan rumah warga. Kehadiran Wakapolda disambut oleh Kapolres Padang Pariaman AKBP Ahmad Faisol Amir, Bupati Padang Pariaman, Forkopimda, Danramil, camat, serta masyarakat setempat yang saat ini masih berjuang memulihkan kondisi pasca-bencana.
Dalam peninjauan tersebut, Brigjen Solihin tak hanya melihat kondisi rumah yang rusak, namun juga langsung menyerahkan bantuan sembako dan kebutuhan darurat kepada warga. Ia menekankan bahwa respon cepat ini merupakan bentuk komitmen Polda Sumbar dalam mempercepat pemulihan pasca-bencana.
Wakapolda juga memerintahkan personel yang berjaga di lapangan untuk membantu membersihkan rumah-rumah warga dari sedimen pasir dan lumpur yang menumpuk akibat banjir. Ia memastikan seluruh unsur kepolisian akan terus memberikan dukungan logistik, tenaga personel, serta upaya evakuasi hingga kondisi masyarakat benar-benar pulih.
“Bantuan tidak berhenti hari ini saja. Kami pastikan dukungan personel, logistik, dan proses pembersihan akan berlangsung berkelanjutan demi keselamatan masyarakat,” tegas Brigjen Solihin.
Sementara itu, di lokasi berbeda, Wakapolres Pariaman Kompol Jon Hendri, S.H., bersama anggota Polres Pariaman, juga turun langsung ke titik longsor di Bukik Baik, Kampung Dalam. Mereka melakukan gotong royong bersama masyarakat untuk membersihkan material longsor yang menghambat akses jalan dan membahayakan warga.
Aksi cepat aparat kepolisian ini menjadi bukti kuat bahwa sinergi antara Polda Sumbar, pemerintah daerah, dan masyarakat menjadi tulang punggung utama dalam menghadapi bencana alam. Semangat gotong royong juga menjadi landasan utama pemulihan, sekaligus menguatkan warga yang tengah menghadapi musibah ini.
Bantuan dan aksi kemanusiaan yang dilakukan Polda Sumbar diharapkan dapat mempercepat pemulihan daerah terdampak, sekaligus menjadi inspirasi bagi masyarakat untuk tetap bersatu menghadapi ujian alam yang datang tanpa terduga. (*)