Sabu Disembunyikan di Bra, Pengunjung Gagal Selundupkan Narkoba ke Lapas Sragen

Sabu Disembunyikan di Bra, Pengunjung Gagal Selundupkan Narkoba ke Lapas Sragen

Sragen – Seorang pengunjung tertangkap tangan hendak menyelundupkan narkotika ke dalam Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II A Sragen. Petugas mendapati narkotika diduga jenis sabu-sabu yang dibawa pengunjung perempuan.

Dari hasil pemeriksaan ditemukan barang bukti berjumlah lima bungkus plastik klip bening. Barang haram itu disembunyikan di dalam bra.

Kepala Pengamanan Lapas (KPLP), Taufiqul Hidayatulah, mengatakan kejadian pada Kamis (23/10/2025) sekira pukul 10.00 WIB. Awalnya, kata dia, petugas layanan kunjungan merasa curiga dengan adanya kejanggalan pada tubuh pelaku.

“Asfa Fitrianingsih, salah satu petugas layanan kunjungan, mencurigai adanya kejanggalan saat memeriksa seorang perempuan yang hendak memasuki area lapas,” katanya saat dikonfirmasi, Jumat (24/10/2025).

Setelah dilakukan pemeriksaan mendalam pada pelaku, berinisial YG, petugas mendapati bungkusan mencurigakan di pakaian dalam pelaku atau bra. Mengetahui hal tersebut, petugas langsung melaporkan ke koordinator kunjungan dan kepala Lapas Sragen.

“Setelah dilakukan pemeriksaan

lebih mendalam, ditemukan sebuah bungkusan mencurigakan yang disembunyikan di balik pakaian dalam perempuan tersebut,” kata Taufiq menjelaskan.

Pihaknya pun langsung berkoordinasi dengan Satresnarkoba Polres Sragen untuk penanganan lebih lanjut. Dari hasil pemeriksaan Satresnarkoba, lima bungkusan itu merupakan sabu-sabu.

“Berdasarkan hasil pemeriksaan bersama antara pihak Lapas Sragen bersama Satresnarkoba Polres Sragen, barang bukti yang ditemukan tersebut diduga narkotika jenis sabu-sabu. Terdapat lima

paket yang disembunyikan dalam bungkusan tersebut,” kata Taufiq.

Pihaknya pun menyerahkan kasus tersebut untuk proses penyidikan lebih lanjut ke Polres Sragen. Taufiq mengatakan, pelaku rencananya mau menyerahkan barang haram tersebut ke pacarnya yang ditahan di Lapas Sragen.

“Pelaku penyelundupan telah diserahkan ke Polres Sragen untuk proses penyidikan lebih lanjut. (Pelaku pacar warga binaan).iya pacarnya ditahan karena kasus narkoba,” kata dia.

Terpisah, Kepala Lapas Sragen, Mohamad Maolana menegaskan bahwa Kasus ini menjadi bukti nyata komitmen Lapas Kelas IIA Sragen dalam menjaga fasilitasnya agar terbebas dari peredaran narkoba, sesuai dengan arahan Direktur Jenderal Pemasyarakatan.

“Kami menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada seluruh petugas

layanan kunjungan yang sigap menggagalkan upaya penyelundupan tersebut,” ucapnya.

Pihaknya juga berencana memberikan penghargaan kepada petugas yang berhasil menggagalkan penyelundupan narkoba di dalam Lapas. “Kami berencana memberikan penghargaan kepada petugas yang terlibat sebagai bentuk motivasi dan penghargaan atas dedikasi mereka dalam menjaga keamanan dan ketertiban di Lapas,” ujar dia.

Pihaknya menegaskan, Lapas Sragen akan terus meningkatkan pengawasan dan pengamanan di seluruh pintu masuk guna mencegah peredaran narkoba maupun barang terlarang lainnya. Ini dilakukan demi menciptakan lingkungan pembinaan yang bersih dan kondusif.

Read more