Santri Ancam Laporkan Trans7 ke Polda Jateng, Desak Proses Hukum

Santri ancam laporkan trans7 ke polda jateng, desak proses hukum
Santri Ancam Laporkan Trans7 ke Polda Jateng, Desak Proses Hukum



Semarang - Gelombang aksi demo santri di Jawa Tengah terus berdatangan di Kantor KPID Propinsi Jawa Tengah, Rabu (15/10/2025) pagi.

Selain membawa tuntutan pencabutan penyiaran oleh Trans7, juga berencana akan melaporkan ke Polda Jateng. Tujuan pelaporan ini, supaya dilakukan proses hukum.

Awalnya, aksi demo di depan KPID ini dilakukan dari kalangan dewasa dan bapak-bapak. Namun, pada siang harinya kedatangan dari kalangan remaja dengan membawa atribut sarung dan spanduk putih bertuliskan "Kami Siap Sholat Jenazah".

Aksi tersebut, audiensi perwakilan dari mereka juga telah diterima oleh pihak KPID Provinsi Jateng. Salah satu perwakilan pihak KPID Jateng juga berjanji akan membawa aspirasi tersebut ke KPID Pusat, di Jakarta.

"Kami akan meneruskan di jakarta tanpa mengurangi titik dan koma pun. Inilah Aspirasi para kiai dan santri di Jawa Tengah," kata salah satu perwakilan pihak KPID Jateng, diatas kendaraan pengeras suara, Rabu (15/10/2025).

Sementara dari orator peserta aksi demo, menyampaikan dengan tegas akan mengawal permasalahan yang dilakukan oleh Trans7 terhadap pesantren Lirboyo, Kediri.

"Kita kawal sampai disahkan permintaan kita, kita berikan waktu sampai 24 jam. Kita semua sebagai Santri Nusantara tidak pernah ridho, tidak pernah ikhlas jikalau kiai-kiai kita dilukai," katanya.

Baca Juga: Kenapa 22 Oktober Dipilih Jadi Hari Santri? Ini Sejarah dan Makna Dibaliknya

Orator dari kalangan santri lainnya juga menegaskan, tuntutan ini tidak hanya pada permintaan maaf dan penutupan ijin. Tetapi juga akan melakukan pelaporan ke pihak kepolisian di Mapolda Jateng.

"Kita ingin supaya dituntut secara hukum yang memfitnah dan mencaci kiai harus dipenjarakan. Jangan hanya dihapus , tapi harus dituntut ke jalur hukum," teriaknya tegas melalui pengeras suara.

"Jangan hanya dihapus, tapi cabut ijin operasional, harus ditutup di Indonesia. Kita ada sebelum Indonesia ada. Pondok pesantren ada sebelum ada Indonesia merdeka," lanjutnya.

Pihaknya juga berharap kepada KPID Jateng untuk membawa aspirasi ini ke pusat. Menurutnya, tuntutan yang disampaikan ini supaya tetap menjaga NKRI.

"KPID teruskan aspirasi kami, agar Indonesia tetap Rahmatan lil Alamin. Kita doakan KPID jaga amanah," harapnya.

Read more

Keselamatan Meningkat dan Penindakan Bertransformasi, Wajah Baru Ops Zebra Agung 2025

Keselamatan Meningkat dan Penindakan Bertransformasi, Wajah Baru Ops Zebra Agung 2025

Denpasar – Operasi Zebra Agung 2025 menunjukkan perkembangan penting dalam aspek keselamatan lalu lintas dan pola penindakan pelanggaran di wilayah hukum Polda Bali. Berdasarkan evaluasi terbaru, sejumlah indikator kunci memperlihatkan tren positif, khususnya terkait penurunan fatalitas kecelakaan serta peningkatan efektivitas penegakan hukum berbasis teknologi. Selama pelaksanaan Ops Zebra Agung 2025, jumlah