Selama Darurat Virus Corona, Petugas Pelayanan Pajak Kendaraan Bermotor Wajib Safety

bhinnekanusantara.id – Ditlantas Polda Jateng, Bapenda Provinsi Jawa Tengah, dan PT Jasa Raharja Cabang Jawa Tengah melakukan rapat koordinasi terkait pencegahan virus corona atau covid-19 dan penerbitan nomor kendaraan bersama UPPD/Samsat dan Satlantas Polres/ta/tabes di wilayah hukum Polda Jateng.

Rapat koordinasi itu dilakukan secara daring melalui video conference yang dipimpin oleh Dirlantas Polda Jateng Kombes Pol Subandriya didampingi Kepala Bapenda Provinsi Jawa Tengah Tavip Supriyanto dan Kepala Jasa Raharja Cabang Jawa Tengah Bambang Panular, Selasa, (24/3/2020) siang bertempat di Ruang Vidcon Lantai 7 Polda Jateng.

Kombes Pol Subandriya meminta kepada jajaran satlantas mengenai adanya kesiapan peningkatan pelayanan publik terkait pembayaran pajak kendaraan bermotor dan mengedepankan rasa kemanusiaan.

“Kebijakan pelayanan wajib pajak, diberikan pelayanan mulai pukul 08.00 sampai 12.30 WIB.

Untuk diperhatikan juga untuk kelengkapan hand sanitizer di loket pelayanan dan ruang tunggu.

Hal itu bisa dikordinasikan dengan polisi, bapenda, dan jasa raharja,” tuturnya.

Untuk Kota Semarang Samsat 3, Solo, Magelang, Purwokerto, Sukoharjo, dan Wonogiri, Dirlantas memberikan perhatian ekstra.

Hal itu karena di wilayah tersebut termasuk zona merah penyebaran covid-19.

“Maka, untuk lebih fokus kebersihan dan pelayanan ekstra.

Gubernur Jawa Tengah, memberikan pesan untuk petugas safety diri, sebelum memberikan pelayanan kepada masyarakat,” ungkapnya.

Subandriya menyampaikan, untuk penyediaan masker dan sarung tangan kepada petugas pelayanan dapat dikoordinasikan dengan dinas kesehatan kabupaten/kota setempat.

“Untuk secara teknis, nanti Pak Kepala Bapenda akan menyampaikan apa-apa yang perlu disiapkan,” tuturnya.

Dia menyampaikan, untuk kemudahan wajib pajak, bisa menggunakan aplikasi Sakpole.

Ketika wajib pajak sudah melakukan akses dan membayar, dia meminta wajib pajak untuk melapor ke Samsat terdekat untuk mencetak dan mendapatkan pengesahan.

“Kalau ada yang sudah melakukan akses ke Sakpole sementara tidak menggunakan KTP.

Tolong itu dilakukan untuk kemudahan wajib pajak untuk sementara ini,” pintanya.

Sementara itu, Kepala Bapenda Jawa Tengah Tavip Supriyanto menyampaikan terkait pelayanan kesamsatan saat ini tetap berjalan sambil melihat situasi dan kondisi yang berkembang.

Dia meminta, memperhatikan kewaspadaan terhadap resiko penularan adanya covid-19 ini.

“Sudah ada edaran dari pak gubernur dan sudah saya sampaikan kepada seluruh kepala UPPD untuk bagaimana membudayakan pola hidup sehat dan bersih.

Jadi, kemarin di beberapa UPPD sudah kami sampaikan untuk cuci tangan pakai sabun kalau bisa sudah disiapkan dan untuk menyiapkan hand sanitizer serta melakukan penyemprotan rutin di tempat-tempat pelayanan,” ungkapnya.

Dia juga sudah meminta untuk cleaning service membersihkan tempat duduk ruang tunggu, petugas, dan front liner yang ada di masing-masing samsat.

“Untuk petugas yang melakukan pelayanan ini, kami sudah kontak dengan dinas kesehatan provinsi jawa tengah untuk diberikan vitamin.

Jadi mohon untuk kepala UPPD untuk berkoordinasi dengan kami untuk memersiapkan vitamin untuk teman-teman samsat agar semuanya sehat,” ungkapnya.

Physical Distancing, jaga jarak juga diperhatikan untuk teman-teman.

Jadi, nanti kalau agak kewalahan bisa berkoordinasi dengan satpol pp kabupaten/kota untuk mengatur jarak antrean dan tempat duduk.

“Saat ini kami sedang proses penambahan fitur dalam aplikasi Sakpole untuk pembayaran melalui online yang akan mempermudah pembayaran secara online.

Ini kami juga akan membuat video sosialisasi pembayaran,” tuturnya.

Kepala Jasa Raharja Cabang Jawa Tengah, Haryo Pamungkas menuturkan mendukung kegiatan yang ada.

Terutama untuk Sakpole, yang merupakan pelayanan online yang ada yang tidak terbatas waktu dan jarak.

“Ini adalah saatnya untuk menyosialisasikan dan memviralkan aplikasi tersebut kepada masyarakat.

Masyarakat harus diberi informasi ada layanan yang praktis dan mudah terkait pembayaran pajak kendaraan bermotor.

Untuk kondisi seperti ini, Sakpole adalah jawaban pelayanan untuk masyarakat,” ungkapnya.

Dia mengungkapkan, tanggungjawab kita bersama untuk memviralkan aplikasi tersebut melalui medsos masing-masing.

 

editor : dealova @polda jateng

#agussaibumi