oleh

Sempat Rebut Motor Polisi, Jambret Ini Akhirnya Tewas

bhinnekanusantara.id – Aksi penjambretan yang berujung pada tewasnya pelaku menghebohkan masyarakat Kabupaten Purworejo. Polres Purworejo Polda Jateng mengungkap, pelaku merupakan spesialis pencurian dengan kekerasan dan sudah kerap melakukan aksi kejahatan di berbagai wilayah.

Pelaku diketahui bernama Syarifudin (22), warga Winong Lor Kecamatan Gebang Kabupaten Purworejo. Ia lumpuh di tangan anggota Polres saat menjambret HP milik Bayu Widiyanti (51), warga Kosambi Jawa Barat di jalan Tanjung Anom Kutoarjo pada Minggu (10/3) pagi sekitar pukul 7.30 WIB.

Kapolres Purworejo, AKBP Indra Kurniawan Mangunsong SH SIK MM didampingi Kasat Reskrim AKP Haryo Seto Liestyawan menyebut, dalam melancarkan aksinya pelaku menaiki sepeda motor Honda Beat warna biru hitam Nopol AA 3958 UC.

“Korban mencoba mengejar, tapi tak terkejar. Saat itulah, ada anggota kami di tempat tersebut, dan langsung melakukan pengejaran,” sebutnya saat konferensi peres di Mapolres Purworejo, Senin (11/3).

Setelah dalam posisi terkejar, pelaku diberi tembakan peringatan sebanyak 3 kali, tetapi tetap melarikan diri. Sesampainya di depan Toko Laris Bayan dilakukan penembakan ke arah tersangka dan mengenai paha sebelah kanan.

“Hanya sekali tembakan dan tepat di bagian paha kanan,” lanjutnya.

Tersangka kemudian terjatuh dari sepeda motor. Saat akan dilakukan penangkapan, ternyata tersangka masih mampu berdiri dan berusaha melakukan perlawanan serta merebut pistol milik polisi tersebut. Tanpa diduga, tersangka langsung merebut sepeda motor milik anggota polisi yang kunci kontaknya masih menggantung dan melarikan diri.

Namun, setelah berjalan sekitar 1 kilometer, tepatnya di depan kantor kecamatan Bayan, tersangka mengalami kecelakaan tunggal terjatuh dari sepeda motor. Selanjutnya dibawa ke RS Palang Biru Kutoarjo, dan setelah dilakukan pemeriksaan medis, tersangka dinyatakan meninggal dunia.

“Tersangka tewas karena kehabisan darah,” ungkapnya.

Dari kasus tersebut berhasil diamankan beberapa barang bukti, antara lain satu sepeda motor Honda Beat biru hitam Nopol AA 3958 UC, satu motor Mio merah Nopol AA 5741 SV milik anggota, satu HP Samsung J2 Primer hitam, satu tas motif loreng yang didalamnya berisi 15 buah hp dari berbagai merk, 2 buah tang, 7 obeng, 2 flashdisk, identitas tersangka dan orang lain, buku tabungan, lakban hitam, serta rompi bertuliskan Polisi.

“Ada atribut Polri yang diduga kuat digunakan pelaku untuk memuluskan aksinya. Tetapi indikasi jadi Polisi gadungan belum kita temukan. Pelaku juga bukan residivis,” terangnya.

Lebih lanjut dijelaskan, tersangka sudah lama menjadi TO petugas dan diduga kuat sebagai pelaku 4 perkara pencurian lainnya dengan kerugian belasan hp, uang tunai, serta rokok. Berdasarkan hasil pengembangan pelaku melakukan aksinya seorang diri.

“Bukan sindikat,” imbuhnya.

Terhadap pelaku yang tewas, Polres Purworejo telah melakukan otopsi. Hasil itu telah dapat diterima oleh pihak keluarga pelaku.

“Untuk kondisi anggota kami Alhamdulillah sehat dan sampai hari ini masih bertugas seperti biasa. Kami memberikan apresiasi kepada anggota yang bersangkutan,” tegasnya.

 

 

Sumber : RadarPekalongan

Editor : Kiss login by Polda Jateng