Serap Aspirasi Mahasiswa, Program Minggu Kasih Polda Bali Gaungkan Tertib Berkendara di Era Digital

Serap Aspirasi Mahasiswa, Program Minggu Kasih Polda Bali Gaungkan Tertib Berkendara di Era Digital

Denpasar – Upaya memperkuat kedekatan dengan masyarakat terus dilakukan oleh Polda Bali melalui program unggulan Minggu Kasih. Kali ini, kegiatan digelar di lingkungan Institut Bisnis dan Teknologi Indonesia, Minggu (22/2/2026), dengan fokus menyerap aspirasi sekaligus memberikan edukasi keselamatan berlalu lintas di era digital.

Kegiatan yang diinisiasi Direktorat Lalu Lintas tersebut menghadirkan Kasubdit Kamsel Ditlantas Polda Bali AKBP Inggit Widyasari, S.I.K., bersama jajaran fungsi Binmas serta perwakilan civitas akademika. Program Minggu Kasih menjadi forum komunikasi dua arah antara Polri dan masyarakat guna membangun pelayanan yang lebih humanis, responsif dan berintegritas.

Dalam kesempatan itu, AKBP Inggit menegaskan bahwa program Minggu Kasih merupakan bagian dari upaya mewujudkan Polri yang berprinsip DHARMA: Disiplin dan Berintegritas, Humanis, Akuntabel, Responsif, Melayani dengan Hati, serta Adaptif terhadap perkembangan zaman.

“Kami hadir untuk mendengar langsung aspirasi masyarakat sekaligus memberikan edukasi kamtibmas, khususnya terkait keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas di era digital,” ujarnya.

Salah satu topik utama yang dibahas adalah tantangan berkendara di tengah perkembangan teknologi. Dalam sesi dialog interaktif, Ditlantas Polda Bali memberikan sejumlah langkah strategis untuk mengurangi risiko kecelakaan akibat distraksi digital.

Masyarakat diimbau memanfaatkan aplikasi navigasi seperti Google Maps atau Waze secara bijak dengan memeriksa rute sebelum perjalanan dan tidak terlalu sering melihat layar saat berkendara. Selain itu, penggunaan ponsel saat mengemudi menjadi perhatian serius, sehingga pengendara disarankan mengaktifkan fitur Do Not Disturb While Driving atau menggunakan perangkat hands-free.

Edukasi juga mencakup pemahaman fitur keselamatan kendaraan modern seperti ABS, airbag, sensor parkir, hingga kamera belakang agar digunakan secara optimal. Bagi pengguna transportasi daring, masyarakat diingatkan untuk selalu mencocokkan identitas kendaraan, membagikan lokasi perjalanan, serta melaporkan jika terjadi pelanggaran.

Melalui pendekatan edukatif dan dialog terbuka, Polda Bali berharap kesadaran masyarakat terhadap keselamatan berlalu lintas semakin meningkat. Program Minggu Kasih sendiri dirancang sebagai sarana menyerap keluhan, mencari solusi bersama, serta memperkuat kepercayaan publik terhadap Polri.

Kegiatan berlangsung interaktif dan mendapat respons positif dari peserta. Kehadiran langsung aparat kepolisian dinilai mampu membangun kedekatan emosional sekaligus memperkuat sinergi dalam menjaga situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah Bali. (*)

Read more