Silaturahmi Kapolresta Pontianak dan BNN Kota Perkuat Antisipasi Gangguan Kamtibmas
Pontianak — Kapolresta Pontianak, Kombes Pol Endang Tri Purwanto, S.I.K., M.Si menggelar kegiatan silaturahmi bersama Kepala BNN Kota Pontianak pada Jumat (24/4) sekitar pukul 13.30 WIB. Kegiatan tersebut berlangsung di Dapur Nusantara, Jalan Sutoyo, Kecamatan Pontianak Selatan, Pontianak.
Silaturahmi ini turut dihadiri oleh Kepala BNN Kota Pontianak Adiono Dwi Waluyo, S.I.K., M.A.P., Wakapolresta Pontianak Akbp Hendrawan, S.I.K., M.H, serta sejumlah pejabat utama Polresta Pontianak, di antaranya Kasat Reskrim Akp Happy M. Suyono, S.I.K., Kasat Intelkam Akp Reynaldi Guzel, S.I.K., Kasat Narkoba Akp Dwi H.P, S.H., M.H, Kapolsek Pontianak Timur Akp Tarminto, S.H., M.H, serta Kasi Propam Akp Jubaedi, S.H.
Kegiatan ini bertujuan mempererat sinergitas antara Polresta Pontianak dan BNN Kota Pontianak dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, khususnya terkait upaya pencegahan serta penanganan penyalahgunaan narkoba.
Dalam sambutannya, Kapolresta Pontianak menekankan pentingnya kesiapsiagaan seluruh jajaran dalam menghadapi berbagai agenda dan potensi gangguan kamtibmas. Ia mengingatkan bahwa pengawasan harus terus ditingkatkan, mengingat adanya inspeksi mendadak dari pimpinan.
“Kita harus mengantisipasi karena Pak Wakapolda sewaktu-waktu bisa melakukan inspeksi,” ujarnya.
Selain itu, ia juga menyoroti pelaksanaan kegiatan budaya seperti penutupan Naik Dango yang dilaksanakan pada malam hari. Menurutnya, diperlukan pengamanan ekstra guna mengantisipasi potensi keributan yang dapat terjadi.
Kapolresta juga menyinggung kawasan Ambalat yang menjadi perhatian khusus menjelang rencana kegiatan AVC. Ia mengungkapkan adanya keluhan masyarakat terkait kebisingan yang ditimbulkan oleh penggunaan sound system dengan volume tinggi.
“Ambalat menjadi PR kita karena sering terjadi kebisingan akibat penggunaan sound dengan volume keras,” jelasnya.
Terkait penanganan narkoba, Kapolresta menegaskan komitmennya untuk tidak memberikan toleransi terhadap anggota yang terlibat dalam penyalahgunaan narkoba.
“Kami tidak mentoleransi anggota yang menggunakan narkoba. Jika terbukti, akan langsung diproses sesuai ketentuan yang berlaku,” tegasnya.
Melalui kegiatan ini, diharapkan sinergi antara kepolisian dan BNN semakin solid dalam menjaga stabilitas keamanan serta memberantas peredaran narkoba di wilayah Pontianak.