Suket Pengganti SIM Tembus 3.000 Pemohon

bhinnekanusantara.id – Blangko SIM di Satlantas Polres Rembang hingga September ini masih kosong. Hingga kemarin tercatat ada sekitar tiga ribu pemohon SIM yang harus menggunkan surat keterangan (suket) sebagai pengganti SIM sementara.

Blangko SIM kosong tercatat mulai 9 Juli 2019. Namun sampai 23 September kemarin mereka belum terlayani dengan SIM baru. ”Tercatat sudah diangka 3.000 yang belum dicetak,” kata Kasatlantas Polres Rembang, AKP Roy Irawan kepada Jawa Pos Radar Kudus.

Sehubungan dengan SIM baru diluncurkan tanggal 22 September. Kebetulan beberapa hari lalu Kanit Regident sudah diundang. Untuk lounching dilakukan tingkat Mabes Polri oleh Korlantas bersamaan hari ulang tahun.

Kanit Regident Satlantas Polres Rembang, Iptu Sulkan sudah dipanggil di Jakarta.

Untuk menyamakan persepsi tentang SIM, termasuk menerima penjelasan detail. Hingga kini belum ada perubahan. Pastinya material beda dengan material lama.

”Seperti yang disampaikan latar belakang SIM baru warnanya merah putih. Di situ tercantum chip. Segala macam dan dapat di isi 1,5 juta dan masih proses penyempurnaan,” terangnya.

Roy menyebutkan fungsi SIM dapat digunakan e-money. Untuk pembayaran dan sebagainya yang sudah disampaikan Korlantas. “Jadi daerah sebatas mengikuti. Kalau dari pusat aplikasi bank sudah siap, nanti akan disosialisasikan,” ungkapnya.

Ditambahkan selama ini pemohon masih didominasi pemohon SIM. Jika diprosentase yang mengajukan diangka 75 persen. Selebihnya pemohon SIM A dikisaran angka 20 persen dan umum hanya 5 persen. Baik BI dan B2.

”Smart SIM fungsinya cukup banyak. Selain dapat digunakan pembayaran tol. Nanti dapat digunakan belanja di toko modern, seperti minimarket berjejaring,” imbuhnya.

 

sumber : jawapos

editor : saibumi @polda jateng #polres rembang