Surya Paloh Sebut Pelaku Bom Bunuh Diri tidak Waras

bhinnekanusantara.id – Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh geram menanggapi terjadinya ledakan bom di Polrestabes Medan, Sumatra Utara. Surya menyebut pelaku sebagai orang yang tidak waras, masih saja terpapar paham radikal untuk melakukan aksi bom bunuh diri.

“Jelaslah. Engga perlu kita polemikan, kalau engga ada radikal ini. Ini orang sakit lah. Mana ada orang waras mau bunuh diri,” kata Surya di Kantor Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai NasDem, Jakarta Pusat, Rabu (13/11).

Menurutnya, jika seseorang memiliki empati sesama manusia tak akan melakukan hal tersebut. Dia pun mengutuk kejadian tersebut.

“Orang yang punya empati, bunuh diri? Atau membunuh? Engga ada itu, ajaran agama apapun dalam pemahaman kita,” jelas Surya.

Baginya sangat sulit menghapus paham radikal pada seseorang. Jika seseorang telah terpapar paham radikal, maka dia sudah tak peduli dengan lingkungannya.

“Kita mau bilang apapun dia engga peduli. Kita mau bilang dia biadab, kita kutuk dia, engga peduli,” tuturnya.

Jalan satu-satunya, lanjut Surya, meningkatkan kewaspadaan.

“Tidak ada jalan lain bagi kita, selain meningkatkan kewaspadaan kita, peran partisipasi kita sebagai masyarkat,” pungkasnya.

Karopenmas Divisi Humas Polri Brigen Dedi Prasetyo menyebut pelaku masuk dengan menggunakan jaket ojek daring sebagai penyamaran. Pelaku sempat berjalan sekitar 30 sampai 50 meter dari pintu gerbang. Dia diduga hendak menuju area kantin yang dekat dengan loket pengurusan SKCK.

Pukul 08.45 WIB, bom yang dibawa pelaku meledak di halaman Polrestabes Medan. Peristiwa itu membuat enam orang terluka, sedangkan pelaku tewas di tempat. Korban luka yakni empat polisi, satu pegawai harian lepas (PHL) dan satu masyarakat.

“Kerusakan lain ada empat kendaraan rusak, tiga kendaraan dinas, satu pribadi,” kata Dedi Mabes Polri, Jakarta Selatan, Rabu (13/11).

Polisi belum mengetahui bom yang dibawa diledakan sendiri oleh pelaku atau ada seseorang yang mengendalikan dari jauh. Polisi juga masih mencari identitas jelas dari pelaku.

 

sumber : mediaindonesia

editor : dealova @polda jateng

#agussaibumi