Tak Cuma Tegur, PJR Polda Jateng Turun Tangan Ganti Ban Pengendara di Tol Brebes–Batang
Semarang - Kehadiran polisi di jalan raya tak melulu soal penindakan. Hal itu terlihat dari aksi personel Unit Patroli Jalan Raya (PJR) Polda Jawa Tengah saat melaksanakan Operasi Keselamatan Candi 2026 di ruas Tol Brebes–Batang, Senin (9/2/2026).
Dalam patroli rutin yang dipimpin Ipda Faisal Hendra Novenda, petugas PJR menyusuri ruas Tol Pejagan–Pemalang sebagai upaya pencegahan kecelakaan lalu lintas. Fokus patroli tak hanya pada pelanggaran, tetapi juga memastikan keselamatan pengguna jalan.
Saat melintas di KM 271, petugas mendapati sebuah kendaraan pick up yang mengangkut penumpang di bak belakang. Menilai kondisi tersebut berisiko tinggi, terlebih di jalan tol dengan kecepatan kendaraan yang tinggi, petugas langsung menghentikan kendaraan tersebut.
Kepada pengemudi dan para penumpang, petugas memberikan imbauan secara humanis. Pengemudi diberi pemahaman bahwa membawa penumpang di bak terbuka sangat berbahaya dan berpotensi menimbulkan fatalitas jika terjadi kecelakaan. Petugas kemudian memberikan surat teguran dan mengarahkan kendaraan tersebut untuk keluar dari ruas tol.
“Fokus kami adalah keselamatan. Mengangkut penumpang di bak terbuka sangat berisiko, apalagi di jalan tol. Teguran dan edukasi ini kami berikan agar pengemudi benar-benar memahami bahayanya,” ujar Ipda Faisal di sela patroli.
Tak berhenti di situ, saat patroli dilanjutkan ke KM 262, petugas PJR kembali menemukan sebuah kendaraan minibus yang berhenti di bahu jalan akibat mengalami pecah ban. Melihat potensi bahaya dari kendaraan lain yang melaju kencang, petugas segera mengamankan lokasi.
Kendaraan patroli diposisikan di belakang minibus untuk menciptakan jarak aman, sementara para penumpang diarahkan menunggu di area yang lebih terlindungi. Petugas kemudian membantu pengemudi mengganti ban hingga kendaraan siap kembali melanjutkan perjalanan.
Kepada pengemudi, petugas juga mengingatkan pentingnya memeriksa kondisi ban dan tekanan angin sebelum melakukan perjalanan jauh, terutama saat melintasi jalan tol.
Kabidhumas Polda Jawa Tengah, Kombes Pol Artanto, mengapresiasi langkah personel PJR tersebut. Menurutnya, Operasi Keselamatan Candi 2026 mengedepankan pendekatan preventif dan humanis demi menekan angka kecelakaan lalu lintas.
“Apa yang dilakukan personel PJR adalah wujud kehadiran Polri di tengah masyarakat. Tidak hanya menegakkan hukum, tetapi juga memberi rasa aman dan pertolongan saat dibutuhkan,” kata Artanto di Mapolda Jateng, Selasa (10/2/2026).
Ia menegaskan, pendekatan seperti ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya keselamatan berlalu lintas, khususnya di jalan tol yang memiliki tingkat risiko tinggi. (*)