oleh

Tak Hanya Raih Pundi-Pundi Action Figure Capres, Iwan Ingin Tebarkan Pesan Perdamaian Pemilu

bhinnekanusantara.idSeorang seniman di Kota Solo Iwan Agus Wiryawan (41) membuat karya unik bertema Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019. Dirinya memanfaatkan topik utama perbincangan di kalangan masyarakat itu dengan membuat action figure Capres 01 Joko Widodo dan Capers 02 Prabowo Subianto.

Berkat kreatifitas, ketekunan dan tangan dinginnya, berhasil menghantarkan karya Iwan untuk dikenali banyak tokoh, negarawan hingga pejabat. Sejak awal memamerkan karyanya tahun 2013 silam, Iwan banyak kebanjiran order action figure baik kalangan pejabat maupun masyarakat umum. Utamanya, dari kalangan militer dan kepolisian bagi mereka yang akan dipindah tugas sehingga bisa menjadi kenang-kenangan yang unik.

Berbekal instingnya memanfaatkan tema Pilpres, dirinya mengaku menerima banyak pesanan. Namun ia tak hanya ingin meraih pundi-pundi saja melainkan ingin menyebarkan pesan perdamaian dalam ajang demokrasi. Dari action figure yang ia buat, sosok Jokowi dan Prabowo ada yang dibuat mengenakan busana adat Indonesia dengan konsep bergerak bisa mengangguk dan bergeleng-geleng kepalanya (bobblehead). Melalui karyanya, ayah dua anak itu menyatakan ingin menyampaikan pesan kepada masyarakat Indonesia dalam momen Pilpres ini agar berbuat hal yang bermanfaat dari pada menebar hasutan kebencian, hoaks dan isu SARA.

“Seperti di meja ini, Jokowi dan Prabowo berdampingan, pesan yang ingin disampaikan, ya para pendukung juga harus berdampingan bukan terpecah belah karena Pilpres. Saya konsep tradisional sebagai simbol nasionalisme. Untuk konsep booblehead karena saya melihat tensi politik serakang ini begitu panas. Harapan saya dengan karya ini bisa mendatangkan senyum dan menurunkan tensi, agar pesta demokrasi ini dinikmati dengan damai dan santai,” kata Iwan saat dijumpai di kediamannya RT 02 RW 06 Jalan Duku VIII No.14 Jajar, Laweyan, Solo, pada Senin (11/3/2019).

Pria yang bekerja sebagai security sebuah bank di Solo itu mengaku menekuni bidang seni figur ini secara otodidak sejak tahun 2000. Iwan mengaku tertarik belajar membuat action figure lantaran melihat di toko mainan banyak action figure yang bisa memiliki tingkat kemiripan dengan wujud aslinya, terlebih yang pabrikan luar negeri harganya bisa terbilang mahal. Oleh sebab itu, Iwan tertarik untuk membuatnya, tokoh hero yang ia bikin pertama adalah Batman. Dalam perkembangannya, Iwan membuat action figure secara custom wajah dan tubuh seseorang tergantung pesanan. Keahlian Iwan tak lain juga karena dirinya sempat menekuni dunia lukis dengan objek foto dengan pixel besar sehingga jelas setiap anatomi tubuh objeknya.

Lebih jauh Iwan menjelaskan bahan-bahan yang digunakan untuk membuat action figure antara lain, clay untuk membuat master, rubber, resin alias fiberglass dan pengeras, serta cat akrilik untuk pewarnaan.

“Proses pembuatan action figure diawali dengan membuat master dengan cara diukir. Setelah itu master tersebut dicetak menggunakan silikon rubber. Setelah membentuk figur tokoh kemudian dibuka dan dicetak mengunakam resin dan pengeras. Lalu, figur tersebut diwarnai dengan cat akrilik. Proses cetak dan mewarnai bisa dilakukan tak sampai satu jam. Namun, pembuatan master bisa menghabiskan waktu tiga hari hingga sepekan tergantung kerumitannya, karena kita dalami setiap orang punya karakter, seperti bola mata, ekspresi hingga guratan pada wajahnya,” beber dia.

Iwan membanderol karya unik nan kreatifnya ini mulai dari harga Rp350 ribu hingga puluhan juta rupiah tergantung pada ukuran dan tingkat kerumitan action figure pesanan. Untuk pesanan tema capres ini dari bulan januari lalu hingga sekarang sudah ada puluhan pesanan oleh konsumen dari luar kota seperti dari Jakarta, Tangerang dan Surabaya.

“Figur Jokowi yang paling banyak dicari, Prabowo juga ada tapi lebih banyak Jokowi,” ungkap suami dari Yunita Dewi Utami (40).

Praktis, Iwan memroduksi tak hanya figure Jokowi dan Prabowo saja, sejumlah karya figure bisa dilihat dalam akun Instagram Iwan A Wiryawan, @iwanawcraft yang saat ini telah memiliki 1.431 pengikut. Karya-karya tersebut, antara lain figure sejumlah mantan presiden seperti Soeharto, BJ Habibie, dan Abdurrachman Wahid (Gus Dur). Ada pula mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahja Purnama, Bupati daerah, olahragawan, selebritas hingga miniature solo batik carnival (SBC). Tak hanya tokoh public saja, Iwan juga menerima pemesanan figure dengan desain custome dari siapapun itu.

Iwan optimistis bisnis action figure memiliki prospek bagus. Sebab, di Solo bahkan Indonesia tak banyak seniman action figure custome seperti dirinya. Sedangkan untuk menjadi perajin action figure dibutuhkan keterampilan khusus yang ia lakukan selama bertahun-tahun dan kerap menemui kegagalan hingga jerih payahnya membuahkan hasil positif dari respon masyarakat. Selepas Pilpres, Iwan bakal memanfaatkan naluri dan instingnya melihat momentum demi momentum untuk menelurkan ide-ide lainnya.

 

 

Sumber : Solotrust.com

Editor : Bhuwananda login by Polda Jateng