Teken Pakta Integritas, Polresta Surakarta Komitmen Cegah KKN

bhinnekanusantara.id – Komitmen kepolisian mencegah Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme (KKN) ditandai Pakta Integritas pencanangan Zona Integritas (ZI) menuju wilayah bebas korupsi.
Penandatanganan dilakukan oleh Polresta Solo dan Jajaran Forkopimda (Forum Komunikasi Pimpinan Daerah) di Aula Mapolresta Solo, Selasa (16/06/20). Setidaknya ini juga disampaikan Kapolresta Surakarta, Kombes Pol. Andy Rifai usai acara.
“Jadi pencanangan Zona Integritas ini komitmen Polresta Solo untuk bisa meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Kita sudah berupaya semaksimal mungkin untuk memberikan yang terbaik,” jelas Andy kepada awak media.
IMG-20200616-WA0151.jpg
Pakta Integritas merupakan bentuk komitmen Polri untuk mencegah Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme (KKN) serta meningkatkan pelayanan publik
Selanjutnya, Pakta Integritas merupakan bentuk komitmen Polri untuk mencegah Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme (KKN) serta meningkatkan pelayanan publik.
Selain menandatangai Pakta Integritas tersebut, kepolisian dan Forkompinda juga membacakan ikrar berkaitan Zona Integritas (ZI). Jadi pencanangan Zona Integritas ini komitmen, maka Polresta Solo meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.
“Peningkatan pelayanan perlu adanya komitmen untuk bisa menciptakan suasana pelayanan ini terbebas dari KKN. Insya Allah kita akan terus lebih baik lagi,” tambahnya.
IMG-20200616-WA0152.jpg
Penandatanganan dilakukan oleh Polresta Solo dan Jajaran Forkopimda ( Forum Komunikasi Pimpinan Daerah) di Aula Mapolresta Solo, Selasa (16/06)
Terkait pengawasan, Andy menjelaskan ada dua sistem yang dijalankan secara internal maupun eksternal. Dari sisi internal, tim Propam melakukan pengawasan di berbagai pelayanan.
Yang diawasi pembuatan SKCK, SIM hingga pengawasan melalui CCTV yang terkoneksi langsung ke handphone Kapolresta. Sebenarnya integritas ini menurut Andy, sudah dilakukan sejak lama namun dilakukan penyempurnaan.
“Lalu dari eksternal ada survei untuk melihat seberapa kuatnya masyarakat menilai pelayanan kami. Kemudian kita juga ada website yang bisa diakses masyarakat seandainya membutuhkan informasi maupun laporan yang langsung, bisa kita lakukan tindakan,” tutup Andy.(dealova)