Terjerat Kasus Pengeroyokan, Seorang Tahanan Dinikahkan di Polres Grobogan

Terjerat Kasus Pengeroyokan, Seorang Tahanan Dinikahkan di Polres Grobogan

GROBOGAN – Tangis haru keluarga pecah, usai salah satu tahanan polres Grobogan melangsungkan akad nikah Masjid Baiturrahman Polres Grobogan Jawa Tengah.

Meski berstatus tahanan Polres Grobogan mengizinkan AN (20) menikahi pujaan hatinya perempuan warga Toroh Kabupaten Grobogan.

Dalam prosesi akad nikah berlangsung sederhana dikawal ketat oleh petugas, hal itu agar pelaksanaan akad berjalan dengan lancar.

Pengantin pria memberikan sebuah mas kawin emas perhiasan seberat dua gram dan seperangkat alat sholat sebagai syarat menikahi pujaan hatinya.

Kedua keluarga mempelai pun turut menyaksikan prosesi pernikahan tersebut.

Kasat Tahti Polres Grobogan, Iptu Masngud Afandi mengatakan, pernikahan merupakan hak setiap warga negara sehingga Polres Grobogan memberikan fasilitas tersebut.

“Tentunya harus melalui sejumlah prosedur yang berlaku, diantaranya dengan mengajukan surat permohonan,” terangnya, Sabtu (8/11).

Dijelaskannya, Kamis, (6/11) kemarin pihak keluarga mengirim surat permohonan ke pimpinan tentang permohonan akad nikah, dan dalam waktu tiga hari berhasil dipersiapkan.

“Alhamdulillah pernikahan berjalan lancar dan sukses,” ungkapnya.

Setelah prosesi selesai tahanan kembali dimasukan ke ruang tahanan untuk kembali menjalani hukuman hingga kasus selesai.

Diketahui, mempelai pria terjerat kasus pengeroyokan dan penganiayaan bersama D (27) hingga menyebabkan DA (22 ) tewas pada Sabtu 17 Oktober lalu.

Read more