oleh

Terkait Penyerangan Di Jakarta, Kapolda Jateng Imbau Masyarakat Tetap Tenang dan Tak Terprovokasi

bhinnekanusantara.id – Kejadian penyerangan anggota polri oleh ormas yang menggunakan senjata api dan sanjata tajam di Jakarta beberapa waktu lalu  merupakan tindakan kriminal dan membahayakan petugas polri.

Diketahui anggota Polri telah diserang oleh  Pada Senin (7/12) kemarin di Jalan Tol Jakarta – Cikampek KM 50 ketika sedang melaksanakan tugas lidik terkait pemeriksa MRS terkait adanya informasi pengerahan massa akibat adanya agenda pemeriksaan kepada Muhammad Rizieq Shihab (MRS)

Polri  adalah institusi pemerintah yang sah sebagai penegak hukum, penjaga keamanan dan ketertiban sebagaimana telah diamanat dalam UU No.2 tahun 2002. Semua masyarakat / orang-orang yang tinggal di Indonesia harus  tunduk kepada hukum yang berlaku.

Kapolda Jateng, Irjen Pol Ahmad Luthfi menegasakan bahwa Negara tidak boleh kalah dengan premanisme. Bersama dengan itu untuk menghidari keresahan dalam masyarakat yang ditimbulkan dari aksi premanisme ormas ini Kapolda menghimbau kepada masyarakat kepada masyarakat Jawa Tengah agar tdak terprovokasi.

“Kami harap masyaakat Jawa Tengah tetap tenang dan tidak terprovokasi, Percayakan kepada Polri dan TNI untuk menangani aksi premanisme tersebut.” terang Kapolda, Rabu (9/12).

Selain itu, Kapolda juga menghimbau pada masyarakat untuk mematuhi hukum yang berlaku di indonesia dgn tdk melanggar hukum.

“Ingat bahwa Covid 19 masih perlu kita lawan bersama dengan protokol kesehatan 3 M serta hindari kerumunan.” imbau Kapolda, Rabu (9/12).

Khusus kepada ormas FPI di Jawa Tengah Kapolda Jateng mengingatan untuk menaati aturan hukum yang berlaku dan tidak bertindak berlebihan atas kejadian di Jakarta

“Kami minta untuk tetap berprilaku baik, santun, dan agamis dengan mentaati aturan hukum yang berlaku serta tidak bertindak berlebihan atas kejadian di Jakarta.” imbau Kapolda, Rabu (9/12).

Atas kasus ini, Kepala Divisi Humas Polri Irjen Argo Yuwono memastikan proses penyidikan akan dilakukan secara transparan dan profesional dan diawasi oleh Divisi Propam Polri. Hal itu dilakukan sebagai upaya menciptakan penegakan hukum yang profesional.. (saibumi)

News Feed