Terungkap, Siswa SMP di Grobogan Ternyata Berkelahi Dua Kali Sebelum Meninggal

Terungkap, siswa smp di grobogan ternyata berkelahi dua kali sebelum
Terungkap, Siswa SMP di Grobogan Ternyata Berkelahi Dua Kali Sebelum



Grobogan - Siswa SMP di Grobogan berinisial ABP diduga meninggal dunia di sekolah tengah ditangani kepolisian. Polisi menyebut korban sempat terlibat dua kali perkelahian.

Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Artanto, mengatakan korban berkelahi pada pagi dan siang hari. Perkelahian itu dilakukan dengan dua anak yang berbeda.

"Jadi pagi hari itu sempat korban ada perkelahian dengan satu anak. Lalu siangnya sebelum meninggal itu dengan satu anak yang lain," kata Artanto saat ditelepon wartawan, Senin (13/10/2025).

Pada perkelahian kedua, korban disebut sempat jatuh dan kejang. Meski sempat dilarikan ke rumah sakit, nyawanya tetap tak tertolong.

"Lalu korban jatuh terlentang. Dia setelah jatuh kejang-kejang lalu dibawa ke UKS, lalu ke rumah sakit. Tapi kemudian meninggal dunia," ungkap Artanto.

Artanto mengungkapkan saat ini polisi telah memeriksa beberapa saksi. Saat ini kasus masih didalami.

"Saksi yang sudah kami periksa, kepala sekolah, guru, dan anak berhadapan dengan hukum dua orang. Masih dalam pendalaman dan penyelidikan," terang Artanto.

Diberitakan sebelumnya, kematian siswa SMP di Grobogan berinisial ABP membawa duka mendalam bagi keluarganya. Ayah korban, Sawindra (38) mengungkap ada sejumlah luka fatal di tubuh anaknya.

"Katanya kepala bagian kanan dan kiri memar, kemudian bagian dada juga memar. Yang paling parah tulang bagian belakang di bawah otak, katanya sudah patah, itu yang sangat fatal," ungkap Sawindra, Senin (13/10).

Pihak sekolah turut angkat bicara mengenai peristiwa ini. Kepala Sekolah, Sukatno, turut menyampaikan duka cita terhadap kejadian yang menimpa Angga. Ia menyebut peristiwa ini telah ditangani pihak berwajib.

"Kami pihak sekolah sangat berduka cita atas peristiwa ini. Semuanya sudah ditangani dan prosesnya sudah di pihak yang berwajib," kata Sukatno saat ditemui detikJateng di sekolah, Senin (13/10).

Ia menyebut ada sejumlah guru dan murid yang diperiksa sebagai saksi di Polres Grobogan.

"Guru ada empat termasuk saya, siswanya ada lima. Diperiksa terpisah sendiri-sendiri," beber Sukatno.

Read more

Kapolda Seberangi Sungai Tingkeum untuk Masuk Aceh Utara, Warga di Kutablang Ikut Diselamatkan

Kapolda Seberangi Sungai Tingkeum untuk Masuk Aceh Utara, Warga di Kutablang Ikut Diselamatkan

Bireuen — Di tengah upaya percepatan penanganan pascabanjir yang melanda sejumlah daerah, Kapolda Aceh Irjen Pol. Marzuki Ali Basyah menunjukkan komitmen kuatnya untuk memastikan bahwa seluruh wilayah terdampak mendapat perhatian langsung. Ia sendiri turun langsung ke lapangan dan bahkan harus menyebrangi Sungai Tingkeum, Kutablang, Kabupaten Bireuen, menggunakan perahu karet demi mencapai

Respons Cepat Polri atas Pidato Presiden Prabowo, Satbrimob Sulsel Dirikan Jembatan Gantung di Soppeng

Respons Cepat Polri atas Pidato Presiden Prabowo, Satbrimob Sulsel Dirikan Jembatan Gantung di Soppeng

Jakarta, 30 November 2025 — Kepolisian Negara Republik Indonesia langsung bergerak menindaklanjuti pernyataan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dalam Peringatan Hari Guru Nasional 2025 di Indonesia Arena, GBK Jakarta, Jumat (28/11). Dalam pidatonya Presiden menegaskan bahwa anak-anak di pelosok negeri tidak boleh lagi mempertaruhkan keselamatan hanya untuk pergi ke sekolah.

Polri Tindak Cepat Arahan Presiden Prabowo, Satbrimobda Sulsel Bangun Jembatan Gantung di Soppeng

Polri Tindak Cepat Arahan Presiden Prabowo, Satbrimobda Sulsel Bangun Jembatan Gantung di Soppeng

Jakarta, 30 November 2025 — Kepolisian Negara Republik Indonesia langsung bergerak menindaklanjuti pernyataan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dalam Peringatan Hari Guru Nasional 2025 di Indonesia Arena, GBK Jakarta, Jumat (28/11). Dalam pidatonya Presiden menegaskan bahwa anak-anak di pelosok negeri tidak boleh lagi mempertaruhkan keselamatan hanya untuk pergi ke sekolah.