Timah Ilegal Seret Aparat, Dua Oknum TNI Babel Diamankan dan Diperiksa Intensif
BANGKA BELITUNG - Pengungkapan dugaan pengiriman timah ilegal kembali mengguncang Bangka Belitung. Kali ini, dua oknum anggota TNI diamankan Tim Satuan Tugas Lapangan (Satlap) Tri Cakti lantaran diduga terlibat dalam pengangkutan timah balok menggunakan kendaraan pribadi di wilayah Kabupaten Bangka Tengah.
Informasi yang dihimpun, penindakan dilakukan di kawasan Koba. Petugas mendapati sebuah mobil Pajero Sport putih yang mengangkut timah balok. Tak hanya itu, dalam rangkaian operasi yang sama, tim juga mengamankan satu unit truk bermuatan pasir timah basah. Seluruh muatan tersebut diduga berasal dari Kabupaten Bangka Selatan dan rencananya akan dibawa menuju Kabupaten Bangka Barat.
Komandan Resor Militer (Danrem) 045/Garuda Jaya Brigjen TNI Nur Wahyudi membenarkan penangkapan dua oknum anggota TNI tersebut. Ia menegaskan bahwa institusinya tidak akan menoleransi pelanggaran hukum, terlebih yang mencederai upaya penertiban tata niaga timah di Bangka Belitung.
“Benar, ada dua oknum anggota TNI yang diamankan terkait dugaan pengiriman timah balok ilegal. Saat ini sudah diserahkan dan diproses di Denpom Bangka,” ujar Brigjen Nur Wahyudi saat dikonfirmasi.
Penggunaan kendaraan pribadi untuk mengangkut komoditas strategis seperti timah menimbulkan sorotan serius. Modus ini dinilai sebagai upaya menghindari pengawasan resmi, sekaligus menambah daftar panjang praktik penyelundupan timah yang selama ini merugikan negara dan merusak tata kelola pertambangan.
Hingga kini, aparat masih melakukan pendalaman terhadap asal-usul timah, jaringan distribusi, serta jumlah pasti barang bukti yang diamankan. Kasus ini sekaligus menjadi ujian komitmen penegakan hukum tanpa pandang bulu di Bangka Belitung, wilayah yang selama bertahun-tahun bergulat dengan persoalan timah ilegal.