Tolak Polri di Bawah Kementerian, MSR Jatim Tegaskan Pentingnya Profesionalisme
JAKARTA – Keluarga Besar Maluku Satu Rasa (MSR) di Jawa Timur menyatakan dukungan penuh terhadap pernyataan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang menegaskan bahwa institusi Polri harus berada di bawah Presiden Republik Indonesia, sesuai dengan amanat konstitusi dan sistem ketatanegaraan Indonesia.
Dalam pernyataan sikapnya, MSR Jawa Timur secara tegas menolak berbagai ide dan usulan yang mendorong agar Polri ditempatkan di bawah kepemimpinan kementerian tertentu. Menurut mereka, gagasan tersebut berpotensi melemahkan profesionalisme, independensi, dan efektivitas Polri sebagai alat negara.
“Bagi kami, profesionalisme Polri hanya akan tercapai jika Polri langsung berada di bawah Presiden Republik Indonesia. Struktur ini memastikan Polri bekerja secara independen, netral, dan fokus pada kepentingan negara serta masyarakat,” demikian pernyataan MSR Jawa Timur.
MSR menilai, posisi Polri di bawah Presiden merupakan fondasi penting dalam menjaga stabilitas keamanan nasional, penegakan hukum yang adil, serta perlindungan terhadap seluruh warga negara tanpa diskriminasi.
Lebih lanjut, MSR Jawa Timur menegaskan dukungannya terhadap Polri yang profesional, berkualitas, dan mampu beradaptasi dengan dinamika sosial yang terus berkembang. Mereka juga menekankan pentingnya Polri tetap menjaga integritas dan kepercayaan publik dalam menjalankan tugas-tugasnya.
Sebagai bagian dari elemen masyarakat, MSR Jawa Timur mengajak seluruh komponen bangsa untuk tidak terjebak pada narasi yang dapat memecah belah serta tetap mendukung Polri sebagai institusi pemersatu bangsa.
“Kami mendukung Polri yang profesional, independen, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat. Maju terus Kepolisian Indonesia,” tegas pernyataan tersebut.