Tradisi Sakral dan Pengamanan Humanis, Polisi Pastikan Perayaan Cap Go Meh Berjalan Aman

Tradisi Sakral dan Pengamanan Humanis, Polisi Pastikan Perayaan Cap Go Meh Berjalan Aman

Pontianak – Kepolisian Resor Kota Pontianak mengerahkan pengamanan maksimal dalam kegiatan ritual Buka Mata Naga yang merupakan bagian dari rangkaian perayaan Cap Go Meh. Pengamanan tersebut dipimpin langsung oleh Kabagops Polresta Pontianak selaku Karendalops Liong Kapuas 2026, Kompol Joko Sutriyatno, S.H., di Klenteng Kwan Ti Bio, Jalan Diponegoro, Minggu (1/3/2026).

Langkah pengamanan dilakukan untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan keagamaan dan budaya berlangsung aman, tertib, dan kondusif. Personel Polresta Pontianak ditempatkan di sejumlah titik strategis, baik di area sekitar klenteng maupun di jalur lalu lintas guna mengantisipasi kepadatan kendaraan serta potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Ritual Buka Mata Naga merupakan prosesi sakral yang menandai “dihidupkannya” replika naga sebelum digunakan dalam berbagai atraksi dan pawai budaya pada puncak perayaan Cap Go Meh. Pada pelaksanaan tahun ini, sebanyak 48 naga mengikuti prosesi ritual yang dihadiri tokoh agama, pengurus klenteng, serta masyarakat yang antusias menyaksikan jalannya kegiatan.

Kapolresta Pontianak Kombes Pol Endang Tri Purwanto, S.I.K., M.Si., melalui Kompol Joko Sutriyatno, menyampaikan bahwa pengamanan dilaksanakan secara maksimal dengan mengedepankan pendekatan humanis, sehingga masyarakat dapat menjalankan ibadah dan tradisi budaya dengan rasa aman dan nyaman.

“Kami telah menempatkan personel sesuai ploting yang telah ditentukan, serta melakukan koordinasi dengan panitia dan unsur terkait guna memastikan kegiatan berjalan lancar,” ujarnya.

Ia menambahkan, pengamanan tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan Operasi Liong Kapuas 2026 yang bertujuan menjaga stabilitas keamanan selama rangkaian perayaan Tahun Baru Imlek dan Cap Go Meh di Kota Pontianak.

Selain pengamanan terbuka, petugas juga melakukan pengaturan arus lalu lintas serta pemantauan situasi di sekitar lokasi untuk mengantisipasi lonjakan pengunjung. Upaya ini dilakukan sebagai bentuk komitmen Polresta Pontianak dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat serta menjaga suasana tetap kondusif di tengah perayaan budaya.

Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif hingga seluruh rangkaian ritual selesai dilaksanakan. Kehadiran aparat kepolisian juga mendapat respons positif dari masyarakat yang merasa lebih nyaman dan terlindungi saat mengikuti maupun menyaksikan prosesi tradisi tersebut. (*)

Read more