Tragis, Siswa SMP di Grobogan Tewas Diduga Akibat Dianiaya Teman-Temannya
GROBOGAN - Siswa kelas 1 SMP Negeri 1 Geyer, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, Angga Bagus Perwira, diduga tewas akibat dianiaya teman-teman sekolahnya, Sabtu (11/10).
Kondisi bocah berusia 12 tahun itu dilaporkan sudah tak bernyawa di dalam ruang kelasnya.
Paman korban, Suwarlan (45), mengatakan, keluarga menerima informasi jika ABP meninggal dunia di sekolah sekitar pukul 11.00. Ia mengatakan, keponakannya diduga dikeroyok teman sekelasnya saat jam istirahat sekolah.
"Kata teman-teman sekolahnya, diduga korban bullying. Saat itu kejang-kejang dan mau dibawa ke UKS tapi sudah meninggal dunia," ujar Suwarlan saat ditemui di Desa Ledokdawan, Kecamatan Geyer.
Jenazah ABP selanjutnya diperiksa di Puskesmas terdekat kemudian dilarikan ke RSUD Dr. R. Soedjati Soemodiardjo untuk dilakukan autopsi.
"Permintaan kami supaya diautopsi kepolisian, biar jelas penyebab kematiannya. Perut dan dadanya menghitam," kata Suwarlan.
Sementara itu Kakek korban, Pujiyo (50), memaparkan, sebelum meninggal, cucunya itu sempat mengeluh sering menjadi korban perundungan teman-temannya akhir-akhir ini. Bahkan, pernah tidak masuk sekolah karena ketakutan.
"Sempat sakit juga karena sering dihina, dikeroyok teman-temannya. Kepalanya sakit dipukuli. Akhirnya kami datangi pihak sekolah dan ABP mau kembali bersekolah," ungkap Pujiyo.
ABP merupakan anak pertama dari dua bersaudara, putra pasangan Sawendra dan Ike Purwitasari.
Sejak kecil ABP tinggal dengan kakeknya di Desa Ledokdawan, sementara orang tuanya beserta adiknya menetap di Cianjur, Jawa Barat.
"Ayahnya kerja di pabrik dan mereka pulang ke Grobogan saat lebaran. Kami minta kasus ini diusut tuntas," pungkas Pujiyo.
Kasat Reskrim Polres Grobogan, AKP Rizky Ari Budianto, mengatakan, kasus kematian ABP yang diduga korban bullying teman-teman sekolahnya masih didalami.
Penyidik Satreskrim Polres Grobogan masih memeriksa sejumlah saksi yakni teman-teman sekolah korban termasuk para guru SMPN 1 Geyer.
"Masih proses pemeriksaan semua," terang Rizky.