oleh

Upaya Edukasi Panas Bumi, GeoDipa Ajak Warga Desa Karangtengah Banjarnegara Kunjungi PLTP Patuha

Banjarnegara – PT Geo Dipa Energi (Persero) “GeoDipa”  mengajak Warga, Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) hingga Pemerintah Desa Karangtengah mengunjungi sekaligus melakukan studi banding ke Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Patuha Unit-1, di sekitar Gunung Patuha, Ciwidey, Kabupaten Bandung-Jawa Barat pada Rabu (14/9).

Turut hadir dalam kesempatan tersebut Hefi Hendri, selaku Project General Manager yang menyambut baik kedatangan peserta kunjungan, Hefi yang pada kesempatan itu sedang membersamai jajaran perwakilan Asian Development Bank (ADB) menyatakan perasaan senang karena peserta kunjungan dapat hadir mengunjungi PLTP Patuha setelah menempuh satu hari perjalanan.

“Senang dapat menerima kunjungan saudara sakalian, pembangkit listrik yang saat ini dapat kita lihat bersama merupakan karya anak bangsa, silakan nanti saudara dapat mengamati dan bertanya mengenai pembangkit tersebut, mudah-mudahan dapat bernilai ilmu dan memberikan kesan yang baik bagi saudara sekalian,”. ujar Hefi.

Sebelum melakukan serangkaian kegiatan, seluruh peserta kunjungan diwajibkan mematuhi seluruh prosedur keamanan dan keselamatan di wilayah kerja PLTP Patuha. Peserta diwajibkan mengikuti kegiatan safety induction sesuai dengan UU No.1 Tahun 1970 tentang Keselamatan Kerja, selanjutnya, peserta diwajibkan menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) seperti safety helmetsafety shoes hingga earplug (pelindung telinga) untuk menjaga keamanan dan keselamatan peserta kunjungan di lingkungan kerja.

Dipimpin oleh HSE Manager Unit Patuha, R. Yulianto Kurniawan, peserta kemudian diberikan kesempatan untuk melihat langsung fasilitas pembangkit (powerplant) Patuha Unit-1 yang terdiri dari komponen generator hingga cooling tower.

“Jangan sungkan untuk bertanya ya Bapak-bapak, jadi nanti kita akan saksikan semuanya, bagaimana proses dari kepala sumur sampai menjadi listrik itu seperti apa,” ujar Yulianto.

PLTP Patuha Unit-1 memiliki kapasitas terpasang sebesar 60 MW yang telah beroperasi sejak tahun 2014 dan ditetapkan sebagai Objek Vital Nasional (Obvitnas) pada tahun 2016 sesuai Keputusan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Nomor 7100 K/93/MEM/2016.

Selanjutnya, GeoDipa sebagai Spesial Mission Vehicle (SMV) di bawah Kementerian Keuangan saat ini sedang mengemban tugas pemerintah dalam mendukung pencapaian target bauran energi baru terbarukan hingga 23% di tahun 2025, melalui pengembangan pembangkit listrik Proyek PLTP Dieng 2 dan Patuha 2 dengan kapasitas masing-masing sebesar 1×55 MW.

Saat ini, pembangunan Proyek PLTP Patuha 2 telah memasuki pemboran sumur ke-5 (PTH-G-4D). Dalam rancangannya, sebanyak 12 sumur produksi akan dibangun sebagai komponen utama guna menunjang aktivitas pembangkit listrik Patuha Unit-2.

Sementara itu, kemajuan pembangunan Proyek PLTP Dieng 2 saat ini juga telah memasuki pemboran sumur ke-5 (SLR-J-7D), sebanyak 5 sumur  produksi dan 5 sumur injeksi akan menjadi komponen utama yang dibangun guna menunjang aktivitas pembangkit listrik Dieng Unit-2 di Wilayah Kabupaten Banjarnegara.

GeoDipa berharap, melalui upaya keterbukaan infromasi dengan membawa para pemangku kepentingan berkunjung ke wilayah kerja perusahaan, dapat memberikan peningkatan wawasan dan wadah edukasi panas bumi, serta menciptakan ruang diskusi bersama dalam mendukung program percepatan pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan pemerintah PLTP Dieng 2 & Patuha 2.

Turut hadir, Camat Batur, Aji Piluroso yang mengapresiasi keterbukaan informasi yang dilakukan oleh GeoDipa, menurutnya kegiatan kunjungan lapangan seperti ini dapat menjadi wadah edukasi dan upaya pendekatan kepada masyarakat Karangtengah.

“Setelah sebelumnya dengan warga Dusun Pawuhan, kali ini kesempatan yang kedua berangkat bersama Dusun Krajan, tidak lain tujuan kami adalah untuk mendapatkan informasi secara menyeluruh mengenai aktivitas pemanfaatan panas bumi yang dilakukan GeoDipa, diharapkan melalui kegiatan ini masyarakat dapat menyerap ilmu  hingga saatnya nanti dilakukan pembangunan pembangkit listrik (powerplant) di Desa Karangtengah,” ujar Aji Piluroso.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Desa Karangtengah, Mukhodin yang berharap pembangunan proyek PLTP Dieng 2 di Desa Karangtengah dapat berjalan dengan lancar.

“Terima kasih kepada GeoDipa yang begitu humanis dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat kami dengan mengadakan kunjungan seperti ini, melalui kesempatan ini saya berharap masyarakat dapat melihat sendiri seperti apa powerplant yang akan dibangun nantinya di Desa Karangtengah,” ujar Mukhodin.

Sementara itu, Irham, salah satu perwakilan warga menuturkan terima kasih atas kesempatan kunjungan lapangan yang diberikan, menurutnya hal-hal yang menyangkut edukasi seperti ini perlu terus dilakukan oleh GeoDipa.

“Kita sudah mendapatkan banyak edukasi pada kesempatan ini, baik secara teknis fungsi pembangkit disini maupun secara lingkungan, harapannya setelah ini kami dapat meneruskan wawasan yang didapat, sehingga masyarakat Karangtengah terutama bisa mengetahui fungsi panas bumi yang bisa digunakan untuk energi listrik serta ramah lingkungan yang juga bisa memberikan serapan tenaga kerja terhadap masyarakat,” tutup Irham.