oleh

Viral Pemilih Usia 146 Tahun, Dirjen Dukcapil: Ada Kekeliruan

bhinnekanusantara.id – Data pemilih berusia 146 tahun yang sedang viral di media sosial (medsos) disebut sebagai sebuah kekeliruan teknis alias salah input data.

Direktur Jenderal Kependudukan dan Catatan Sipil Kementerian Dalam Negeri (Dirjen Dukcapil), Zudan Arif Fakrulloh, mengungkapkan bahwa ada kesalahan dalam penulisan tahun lahir dari yang bersangkutan.

“Kita bisa sebut, informasikan, ini (data pemilih) ada kekeliruan,” ungkapnya saat dihubungi, Jakarta, Selasa (12/3/2019).

Zudan mengatakan bahwa sebenarnya data dari warga tersebut sudah tidak ada lagi atau sudah dilakukan pembetulan di dalam Daftar Penduduk Pemilih Potensial Pemilu (DP4) Kemendagri.

“Maksud saya begini, kalau di DPT itu kan yang membuat KPU, coklitnya teman-teman KPU. Kita kan hanya lihat di database. Pembetulannya sudah dilakukan, dihapus dari database,” katanya.

Untuk itu, Zudan pun menduga, kekeliruan terjadi pada saat KPU memasukkan data yang diambil dari Daftar Pemilih Tetap (DPT) 2014 lalu.

“Secara data, di DP4 kami orangnya sudah dihapus, salah tanggal lahir,” ujarnya.

Sementara itu, KPU RI akan melakukan pengecekan kembali terhadap data pemilih tersebut.

“Nanti kami akan cek dulu betul atau tidak seperti itu. Siapa tahu memang ada,” ungkap Komisioner KPU RI, Ilham Saputra, di Kantor KPU, Jakarta Pusat, Selasa (12/3/2019).

Sekadar informasi, dalam salah satu acara di stasiun televisi swasta, si pembawa acara menunjukkan data seorang warga di Sistem Informasi Administrasi Kependudukan (SIAK) yang tercatat lahir pada 1873. Jika tahun lahirnya benar, berarti pria itu berusia 146 tahun.

Dalam tayangan tersebut, Zudan menyebut bahwa ada kekeliruan di dalam data tersebut.

“Ini ada yang keliru nih. Karena ini enggak mungkin dia buat waktu 2012, kita cari lagi data yang lain. Kalau kita lihat NIK-nya, dia kelahirannya 81. Ini ada kekeliruan nanti kita koreksi,” kata Zudan dalam video itu.

 

 

Sumber : Akurat

Editor :Aishwarya login by Polda Jateng