Wakapolda Sumbar dan Jajaran Polda Gelorakan Semangat Kebersamaan Lewat Salat Subuh Berjamaah
PADANG – Wakil Kepala Kepolisian Daerah (Wakapolda) Sumatera Barat Brigjen Pol. Solihin, S.I.K., M.H., CSPHR memimpin kegiatan Gerakan Subuh Berjamaah di Masjid Nurul Islam, Kamis (23/10/2025) pukul 04.45 WIB.
Kegiatan yang diikuti oleh para pejabat utama, perwira, serta personel Polda Sumbar ini menjadi bagian dari upaya memperkuat pembinaan rohani dan mental (Binrohtal) di lingkungan kepolisian. Hadir pula Direktur Samapta (Dirsamapta) Polda Sumbar beserta jajaran, dengan berpakaian muslim dan sebagian berseragam dinas kepolisian.
Dalam suasana khusyuk dan penuh kebersamaan, Brigjen Pol. Solihin mengajak seluruh anggota Polri untuk menjadikan kegiatan ibadah berjemaah sebagai sarana menumbuhkan disiplin, kebersamaan, dan rasa tanggung jawab, baik dalam kehidupan pribadi maupun profesional sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.
“Gerakan Subuh Berjamaah ini adalah bentuk pembinaan spiritual untuk menyeimbangkan antara tugas kedinasan dan kehidupan keagamaan. Dari masjid, kita belajar disiplin waktu, belajar kebersamaan, serta belajar bagaimana menjadi pribadi yang sabar dan berintegritas dalam menghadapi setiap tantangan tugas,” ujar Brigjen Pol. Solihin dalam sambutannya seusai salat berjemaah.
Usai pelaksanaan salat Subuh, kegiatan dilanjutkan dengan tausiyah singkat yang disampaikan oleh ustaz setempat. Dalam ceramahnya, sang ustaz menekankan pentingnya menjaga integritas dan keikhlasan dalam menjalankan amanah, terutama bagi aparat penegak hukum yang memiliki tanggung jawab besar terhadap keamanan dan keadilan masyarakat.
Brigjen Pol. Solihin juga menegaskan bahwa kegiatan seperti ini merupakan upaya untuk mendekatkan Polri dengan masyarakat melalui pendekatan spiritual. Ia berharap gerakan ini dapat terus digelorakan di seluruh satuan kerja, baik di tingkat Polda maupun Polres, sehingga menjadi budaya positif di lingkungan kepolisian.
“Kedekatan Polri dengan masyarakat tidak hanya diwujudkan melalui pelayanan dan penegakan hukum, tetapi juga melalui kebersamaan dalam kegiatan keagamaan seperti ini. Dari sini kita belajar bahwa keamanan dan ketertiban masyarakat berawal dari ketenangan hati,” tambahnya.
Dirsamapta Polda Sumbar yang turut hadir dalam kegiatan tersebut mengapresiasi langkah Wakapolda yang mencontohkan kepemimpinan berbasis keteladanan. Menurutnya, kegiatan spiritual seperti ini tidak hanya mempererat hubungan antaranggota, tetapi juga menumbuhkan semangat moral dalam melaksanakan tugas.
“Keteladanan pimpinan yang hadir langsung di tengah anggota saat Subuh hari menjadi motivasi bagi kami. Ini mengingatkan bahwa tanggung jawab seorang anggota Polri tidak hanya kepada negara, tetapi juga kepada Tuhan,” ujarnya.
Kegiatan Gerakan Subuh Berjamaah ini ditutup dengan doa bersama untuk keselamatan bangsa dan kelancaran tugas-tugas kepolisian di wilayah Sumatera Barat.
Suasana kebersamaan semakin terasa saat Wakapolda menyempatkan diri berbincang hangat dengan para jamaah dan masyarakat sekitar. Beberapa warga tampak antusias menyapa dan berfoto bersama, sebagai bentuk apresiasi terhadap kedekatan Polri dengan umat.
Program Gerakan Subuh Berjamaah ini menjadi salah satu langkah konkret Polda Sumbar dalam memperkuat pembinaan karakter anggota, menanamkan nilai-nilai keimanan dan ketakwaan, serta membangun sinergi spiritual antara aparat kepolisian dan masyarakat. (*)